Berita Industri

Halaman Utama >  Berita >  Berita Industri

Mengapa resin PVC dan bahan daur ulang menyebabkan fenomena "tetesan" pada permukaan produk?

Time : 2026-03-10

Selama pengolahan dan produksi produk PVC, banyak pelanggan sering mengalami masalah yang membingungkan dan merepotkan: saat memproduksi produk PVC seperti profil, pipa, papan busa, atau lembaran, terkadang muncul fenomena "tetesan" atau "rembesan air" yang jelas di permukaan produk jadi. Beberapa pelanggan bahkan melaporkan bahwa meskipun mereka telah secara khusus menggunakan pengering udara untuk mengeringkan bahan baku terlebih dahulu serta secara ketat mengendalikan kadar kelembapan resin PVC dan bahan tambahan lainnya, permukaan produk yang dihasilkan tetap terasa lengket dan basah, atau bahkan muncul tetesan air kecil yang jelas, sehingga secara serius memengaruhi hasil akhir permukaan, kualitas penampilan, dan kinerja produk. Dalam kasus yang parah, hal ini bahkan dapat menyebabkan pembuangan produk, meningkatkan biaya produksi, serta mengganggu jadwal pengiriman.

Faktanya, fenomena "tetesan" yang terjadi pada permukaan produk PVC selama proses pengolahan atau penggunaan ini bukanlah "rembesan air" sesungguhnya dalam pengertian tradisional, dan juga tidak disebabkan oleh pengeringan bahan baku yang tidak sempurna dalam kebanyakan kasus. Fenomena ini merupakan masalah permukaan umum dalam pengolahan PVC, yang juga dikenal dalam industri sebagai fenomena presipitasi , fenomena kondensasi  atau fenomena pembasahan permukaan produk . Fenomena ini tidak hanya terkait dengan teknologi pengolahan, tetapi juga sangat berkaitan dengan jenis bahan baku, kompatibilitas bahan tambahan (auxiliary agents), serta kondisi lingkungan selama produksi. Fenomena ini sering terjadi dalam proses pengolahan resin PVC, khususnya ketika menggunakan bahan PVC daur ulang (recycled materials), karena komposisi bahan daur ulang lebih kompleks sehingga lebih berpotensi memicu permasalahan ini.

Banyak pelanggan memiliki kesalahpahaman mengenai fenomena ini, mengira bahwa fenomena ini hanya disebabkan oleh kandungan kelembapan bahan baku yang tinggi, sehingga mereka hanya fokus pada peningkatan pengeringan bahan baku, tetapi mengabaikan penyebab potensial lainnya, akibatnya masalah tersebut tidak terselesaikan secara mendasar. Untuk membantu pelanggan memahami dan menyelesaikan masalah yang mengganggu ini secara tuntas, menghindari kerugian yang tidak perlu, serta meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi, kami akan melakukan analisis mendetail terhadap kemungkinan penyebab fenomena "tetesan" di permukaan produk PVC di bawah ini, serta mengklarifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi fenomena ini, guna memberikan solusi yang tepat sasaran bagi pelanggan.

图片23.jpg 

· Masalah pada resin PVC itu sendiri

① Zat berberat molekul rendah yang tersisa

Monomer yang tidak bereaksi (VCM), oligomer, atau plastisizer yang tersisa dalam proses produksi resin PVC akan bermigrasi ke permukaan produk selama pemrosesan bersuhu tinggi atau penggunaan jangka panjang, membentuk endapan berminyak (mirip tetesan air).

 图片24.jpg

Cara mengatasinya: Pilih resin PVC berpurity tinggi (misalnya resin suspensi, dengan sisa VCM < 1 ppm)

 

② Stabilitas termal yang tidak memadai

PVC cenderung terurai selama pemrosesan, menghasilkan gas HCl. Jika penambahan zat penstabil panas yang cukup (seperti penstabil garam timbal umum atau penstabil kalsium-seng) tidak dilakukan, produk dekomposisi tersebut dapat dengan mudah bereaksi dengan air membentuk tetesan asam.

Cara mengatasinya:  Tingkatkan dosis zat penstabil panas secara tepat atau kombinasikan dengan penstabil yang lebih efisien.

 

· Kekurangan bawaan pada bahan daur ulang

① Pengotor dan produk degradasi

Bahan daur ulang mengandung aditif limbah (seperti pelunak yang telah menua), bahan pengisi (kalsium karbonat), atau kontaminan (noda minyak, debu, dll.), yang rentan terlepas selama proses sekunder.

Cara mengatasinya:  Bersihkan secara ketat bahan daur ulang dan tambahkan bahan penyerap (seperti arang aktif) untuk menghilangkan kotoran.

 

② Pemutusan rantai molekul

Pemrosesan berulang menyebabkan degradasi rantai molekul PVC, menghasilkan lebih banyak zat berat molekul rendah serta mempercepat laju migrasi.

Cara mengatasinya: Batasi proporsi bahan daur ulang yang ditambahkan dan sekaligus tambahkan agen penguat (seperti CPE).

  • 图片25.jpg
  • 图片26.jpg

· Faktor formula dan proses

① Kandungan plastisizer berlebih atau migrasi

Pelunak ftalat (seperti DOP) rentan mengalami eksudasi, terutama dalam lingkungan bersuhu tinggi dan kelembapan tinggi, di mana permukaan menunjukkan fenomena "berkeringat".

Cara mengatasinya:  Beralih ke pelunak berat molekul tinggi atau pelunak berbasis poliester.

 

②Ketidakseimbangan pelumas

Pelumas eksternal berlebih (seperti lilin PE) akan mengendap, membentuk serbuk putih atau tetesan minyak.

Cara mengatasinya: Optimalkan sistem pelumasan (rasio pelumasan internal dan eksternal), misalnya dengan mencampurkan lilin polietilen teroksidasi (OPE wax).

 

③Suhu proses terlalu tinggi

Ketika suhu melebihi 190℃, dekomposisi PVC meningkat pesat, dan zat volatil mengembun serta menempel pada permukaan.

 

  • 图片27.jpg
  • 图片28.jpg
  • 图片29.jpg
  • 图片30.jpg

Cara mengatasinya:  Kendalikan suhu ekstrusi/cetak injeksi (160–180℃), serta gunakan agen pengembang bersuhu rendah (misalnya agen pengembang NC).

 

·Faktor lingkungan

①Pengaruh kelembapan

Produk PVC menyerap uap air di lingkungan lembap, dan bahan tambahan (seperti CaCO3) dapat mengeluarkan air setelah menyerap kelembapan.

Cara mengatasinya:  Tambahkan bahan pengering atau lakukan perlakuan pelapisan permukaan.

 

②Kondensasi akibat perbedaan suhu

Ketika produk terpapar lingkungan bersuhu dingin dan panas secara bergantian (misalnya kemasan berpendingin), air kondensasi di permukaan secara keliru dianggap sebagai fenomena "tetesan".

  • 图片31.jpg
  • 图片32.jpg

Cara mengatasinya: Tingkatkan permeabilitas udara kemasan atau gunakan formula anti-kondensasi.

 

Dengan memeriksa secara sistematis resin PVC, bahan daur ulang, formulasi, dan faktor lingkungan, fenomena "tetesan" pada produk PVC dapat dikurangi secara efektif.

Sebelumnya : Bahan PVC: pemimpin di banyak aplikasi

Selanjutnya : Bahan PVC yang menjanjikan: menunjukkan kemungkinan tak terbatas di masa depan

Dapatkan Penawaran Harga Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000